Minggu, 31 Maret 2013

Tembok Raksasa Penyimpan Duka

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Blogger sekalian, kali ini saya akan membahas mengenai kisah sedih yang pernah terjadi di awal pembangunan tembok raksasa China, ini sih hanya sebuah ringkasan kecil, tapi semoga bermanfaat, Check this out !!


Konon katanya di balik salah satu tujuh keajaiban dunia tahun 1997 ini menyimpan kisah duka dari salah satu pekerjanya yang dimana kisah ini juga pernah dikutip di buku karya Julia Lovell yang berjudul "Tembok Besar ! China melawan dunia", seorang dosen sejarah literatur University of Cambridge.

Kisah ini terjadi pada awal pembangunan tembok raksasa ini yaitu sekitar 220-206 sebelum Masehi dimana pada saat itu tembok yang dibangun selama 200 tahun ini merupakan proyek besar di zaman Qin Zhi Huang.

Pada kisah ini diceritaka seorang wanita yang bernama Mengjian yang sedang mencari suaminya yang dipaksa ikut pemerintah Dinasti Qin untuk ikut membangun tembok yang panjangnya sekitar 8.860 km ini.

Hari berganti hari dan tak ada kabar hingga suatu ketikan ia mencari suaminya ke lokasi pembangunan yaitu di daerah timur laut tembok Shanhaiguan tempat suaminya ditempatkan sebagai tenaga kerja paksa.

Dalam kisah itu pula diceritakan bahwa sang Suami diambil paksa oleh penarik wajib militer Qin pada malam pernikahan mereka.

Dan saat ia tiba di lokasi tersebut ia telah menemuan suaminya telah tewas bersama dengan ribuan pekerja lain. Sang suami pun dikuburkan oleh Mengjian sebelum ia mencerbukan dirinya ke laut sebagai tanda setia dan kesucian seorang janda China

Ada pula yang mengatakan pada kisah tersebut bahwa saat itu Kaisar Qin kebetulan lewat di situ saat melakukan inspeksi dan ia tertarik menjadikan Mengjian sebagai selirnya, Namun Mengjian berhasil lolos dan bunuh diri

Konon katanya empat batu yang tampal keluar dari laut di Shanhaiguan, ujung tembok raksasa ini disebut-sebut sebagai kuburan Mengjian

Bagaiman ? Kasihan bukan ? Duka seorang istri yang menanti suaminya berakhir tragis, sungguh kasiha, sekian postingan kali ini, Terima Kasih telah membaca, sekian..

Arigatou ^ @rsmkln


Tidak ada komentar:

Posting Komentar